Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Benua (2) Bumi (5) IT (2) Kebumian (14) MPK (8) Misod (2) global-warming (2) kasus (3) kepramukaan (3) lainnya (2)
Tampilkan postingan dengan label MPK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MPK. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Oktober 2009

1. Langkah – langkah melepas bagian komputer:

a) Melepas kabel monitor, kabel dicabut pada port VGA.
b) Kabel power, kabelnya dicabut perlahan-lahan dengan keadaan tangan kering.
c) Kemudian melepas kabel mouse dengan perlahan-lahan pada port ps2.
d) Melepas kabel keyboard juga di cabut perlahan pada port ps2.
e) Setelah semua kabel yang ada di luar terputus (dicabuti) kemudian yang selanjutnya ialah melepas casing yang kemudian di buka baud-baudnya, kemudian 2 bagian casing samping di buka.
f) Power supplay, kemudian kabel-kabel yang terhubung dengan komponen lain dikepas satu persatu, setelah itu baud-baudnya yang di lepas. Dalam melepas kabel di harapkan jangan tergesa-gesa agar saat kita mengulang kita merasa lebih mudah mengingatnya.
g) RAM, dibuka dulu socketnya lalu kemudian diambil RAMnya.
h) Front Panel, dicabuti satu persatu.
i) Kabel sata dan ata, dicabuti satu persatu.
j) Mother Board, baudnya dilepas dari casing. Setelah semua baud dilepas, mother boardnya diambil.
k) DVD ROM, satu persatu baud dilepas dan cara melepasnya didorong dari dalam keluar.
l) Hardisk, satu persatu baud dilepas kemudian hardisk diambil.

2. KOMPONEN PC

a. Prosesor
 Merek : intel ® Pentium ® Dual cpu
 Kecepatan : 1,99 GHz.
b. Mother Board
 Merek : Elite Group
 Socket cpu : ada
 Socket RAM : - Jenis : DDR2 667
- Jumlah : 2
 VGA : ada
 Sound : ada
 Port Paralel : ada
 PCI : 2
 PCI Express : ada
 USB : ada
 LAN : ada
c. RAM
 Kapasitas : 1GHz
 Merek : Apacer
 PC : 2- 5300
 Jenis : DDR2 667
d. Hardisk
 Kapasitas : 80 GB
 Merek : Western Digital
 Kecepatan : 7200 Rpm
 Kabel : SATA
e. Optical Drive
 Jenis : DVD ROM
 Spesifikasi : DVD Combo
 Merek : LG
f. Power Supplay+Casing
 Daya : 450 watt
 Merek : Mentari power
 Jenis : GCC – H23N
g. Keyboard + Mouse
 Merek : SIMBADA
 Jenis : SM 300
h. Kelengkapan Front Panel
- Reset
- HDD Led
- Power SW
- Power Led

3. LANGKAH PERAKITAN PC

A. Hardisk,ada 4baut,di pasang satu persatu dan di pasang dari dalam
B. Dvd Rom,4 baut,satu persatu di pasang dari luar
C. Motherboard, ada 4 baut satu persatu dipasang
D. Kabel Sata dan Ata di pasang satu persatu ,sata ke motherboard dan hardisk,ata ke mother board dan dvd room
E. front panel dipasang satu persatu sesuai petunjuk yang ada di motherboard
F. Ram dipasang dalam socket ram ,sampai terdengar bunyi klik
G. Power supply ada 4 baut satu persatu di pasang, kemudian kabel di pada motherboard,dvd room,dan hardisk
H. Casing ada 1 baut satu persatu di pasang
I. Memasang kabel keyboard pada port PS2
J. Memasang kabel mouse
K. Memasang kabel power
L. Memasang kabel monitor pada port PS 2

Senin, 05 Oktober 2009

Daftar harga komponen-komponen komputer

NO KOMPONEN SPESIFIKASI HARGA ALASAN PEMBELIAN
1 Procesor Procesor intel ES200 Rp680.000,- Kualitasnya bagus


Dual core 2,5 GHz



Dual core, FSB 800 Hz



IMB, 45 nm

2 Motherboard Asus PSGC-MXMB Rp650.000,- Komponen-komponen


Support CPUL6775
yang ada di dalam motherbord


Socket for intel core 2 duo/
lebih lengap


pentium 4/celerom D.



Procesor/chipset:intel 9456



c (A2)/memory-2 X DIMM,



DDr 2667/533 MHz.



VGA,Audio/LAN/USB



PCI-e

3 Mouse+Keyboard Sammi+Keyboard standar Rp90.000,- Harganya lebih terangkau
4 Cassing ATKP-501,PS 300 watt Rp205.000,- Bagus dan tidak mudah rusak


20+4 pin

5 Monitor Advance Rp 640.000,- Kualitas bagus dan layarnya jernih
6 RAM Kingston-1 Gb Rp525.000,- Kualitasnya bagus
7 Harddisk WDC IDE-80 Gb Rp350.000,- Kapasitas penyimpananya lebih




besar
8 VGA card on board - -
9 Sound card on board - -
10 Stabillizer Mini 500 watt Rp35.000,- Harganya terjangkau

Jumlah
Rp3.175.000,-

Senin, 07 September 2009

Perbedaan CD ROOM, CD RW, DVD ROOM, DVD COMBO dan DVD RW

1). CD-RW (Compact Disc Re Writer) adalah salahsatu bagian hardware computer yang berfungsi untuk membaca file yang terdapat dalam CD. Selain itu CD-RW juga dapat memasukan data/file kedalam CD, dengan menggunakan suatu software tambahan salahsatunya adalah Nero.

2). CD-Rom (Compat Disc Read only memmory) adalah salahsatu bagian hardware computer yang berfungsi 'HANYA' untuk membaca file yang terdapat dalam CD saja.

3). DVD-Rom adalah salahsatu bagian hardware computer yang berfungsi 'HANYA' untuk membaca file yang terdapat dalam CD dan DVD saja.

4). DVD-Combo adalah salahsatu bagian hardware computer yang fungsinya gabungan dari CD-Rom, CD-RW, dan DVD-Rom. Kelebihannya DVD-Combo bisa memasukan data/file kedalam CD.

5). DVD-RW adalah penggabungan fungsi dari CD-Rom, CD-RW, DVD Rom dan DVD-Combo. yaitu bisa membaca file dalam CD dan DVD, serta bisa memasukan data/file kedalam CD dan DVD.

=> CD drive,,???, Nama dari CD-Rom dan CD-RW,
(Mudah-mudahan Benar) ^-^'

=> Yang bisa buat Nero : CD-RW, DVD-Combo, dan DVD-RW.

Minggu, 06 September 2009

perbedaan RAM,ROM,dan HARDISK

RAM
1. Memori yang dapat digunakan untuk membaca dan menulis
2. Bersifat sementara(temporary)
3. Selalu mengganti isi memorinya dengan data atau instruktur baru
4. RAM terbagi menjadi: Input Area, Program Area, Working Area, Output Area
5.Isi RAM bisa dihapus oleh pemakai komputer

ROM
1. Memori ini hanya dapat dibaca
2. Bersifat permanen
3.Berisi micro program
4.Mendeteksi konfigurasi BIOSROM
5.
ROM menyimpan program yang berasal dari pabrik dalam bentuk komponen padat, sehingga tidak akan mengalami gangguan seandainya aliran listrik terputus..

HARDISK

1. Media penyimpanan dengan kapasitas paling besar
2.Tempat penyimpanan data yang digunakan untuk satu komputer
3 .Media penyimpanan paling murah
4 .akses sangat cepat
5. dapat menyimpan data sampai 100 gygabyte

Kamis, 27 Agustus 2009

Hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli motherboat

jika sebuah PC telah dibangun maka butuh kerja sama antar komponen-komponen agar dapat bekerja lebih baik atau bahkan bekerja secara maximal sesuai dengan yang kita harapkan. kerjasama tersebut juga dipengaruhi oleh ketelitian kita sebelum membeli komponen sebuah PC. Pada dasarnya jika PC kita sudah bekerja dengan baik maka segala sesuatu dapat dengan mudah dikerjakan. tetapi untuk itu dibutuhkan juga kekompokkan dalam bekerja atau orang sering menyebutnya dengan compatible.

MotherBoard



hal yang perlu diperhatikan pertama kali adalah MotherBoard, karena MotherBoard adalah bagian terpenting dalam pemilihan komponen komputer. MotherBoard akan menentukan memory dan prosesor apa yang harus anda gunakan. Dari tipe chipset pada MotherBoard pula kita harus melihat untuk menentukan jumlah RAM yang dapat ditampung, Video on board, dan juga sound on boardnya.

untuk itu jika kita hendak membeli MotherBoard maka jangan terlalu bernafsu hanya karena harga murah atau harga yang paling mahal. karena murah bisa saja menjadikan MotherBoard cepat aus dan MotherBoard yang berharga tinggi juga belum tentu sebagus MotherBoard tingkat dibawahnya.

carilah MotherBoard yang mendukung prosesor dua tingkat dibawahnya. misalnya kita membeli MotherBoard yang mendukung FSB 1066, intel socket LGA 775 atau intel socket 478. dengan socket intel LGA 775 kita dapat menggunakan prosesor CPU QUAD QORE 2.66 GHZ, INTEL CORE 2 DUO 2.13 GHZ, prosesor INTEL pentium 4 3.6 GHZ dan juga dapat menggunakan kelas dibawahnya yaitu prosesor INTEL pentium D 3.46 GHZ. Dengan intel socket 478 kita dapat menggunakan prosesor INTEL pentium 3.4 GHZ atau dapat menggunakan prosesor INTEL celeron D 2.66 GHZ.

carilah MotherBoard yang dapat mendukung memory tercepat. sekarang ini sudah zamannya menggunakan memory DDR2, dimana satu keping memory tersebut sudah menampung 1GB memory.

carilah MotherBoard yang mendukung video card. dan baru-baru ini SAMSUNG telah memproduksi chip memory 80nm nya. yang telah banyak dipakai oleh produsen video card dan juga harddisk. dengan chip memory 80nm nya, kapasitas buffer pada harddisk dan video card meningkat. jika kita terjegat oleh kendala uang, carilah MotherBoard yang terdapat video on board.

yang terakhir carilah MotherBoard yang telah menyediakan fitur RAID, LAN, USB 2.0 dan FIREWIRE.

Jenis Jenis Prosesor

Perkembangan teknologi prosesor begitu pesatnya akhir-akhir ini. Dalam setahun bisa muncul beberapa jenis prosesor yang baru.
Hal ini dipicu oleh
Pertama oleh tuntutan pengembangan itu sendiri
kedua oleh persaingan sengit antara 2 raksasa produsen prosesor, Intel dan AMD.

Sebagai orang awam, tentu kita tidak paham masalah-masalah teknis, itu adalah bagian orang IT. Tapi setidaknya kita harus tahu jenis prosesor apa saja yang ada saat ini, sehingga saat kita akan membeli komputer kita, sedikit banyak, tahu apa yang kita beli.

Intel vs AMD

Dari beberapa produsen prosesor, hanya ada 2 nama yang menguasai pasar, Intel dan AMD (Advance Micro Device). Bagi sebagian besar orang awam, malah hanya tahu satu nama, yaitu Intel. Bahkan ada yg hanya mengenal salah satu merk dagang dari Intel, yakni Pentium. Memang Pentium adalah nama prosesor Intel yg paling melegenda.

Bagi orang yg agak “mengerti” tetek bengek komputer, mungkin sudah kenal nama AMD. Tapi nama ini dipersepsikan sebagai prosesor yang murahan, panas, jelek dan imitasi dari prosesor Intel. Persepsi ini tdk bisa dipersalahkan 100%. Awalnya AMD memang hanya membuat prosesor dgn “menjiplak” teknologi Intel dan atas “restu” pihak Intel, tentu saja.

Namun, karena satu dan lain hal, terjadi persengketaan yg cukup sengit antara Intel dan AMD dan pengadilan mengharuskan AMD mengembangkan sendiri teknologi pembuatan prosesornya. Dari sejak itu, para engineer AMD terpaksa bekerja keras siang dan malam. Kucuran keringat mereka itu tidak sia². Setelah beberapa tahun “tirakat” di dalam laboratorium, mereka berhasil membuat prosesor yang bisa mengimbangi, bahkan dlm suatu periode waktu tertentu, mengungguli “guru”nya, dlm hal ini Intel, tentu saja. Namun harus diakui bahwa dalam bidang pemasaran AMD masih tertinggal jauh dari Intel, tetapi tidak dalam bidang teknologinya.

Jadi persepsi bahwa AMD itu murahan, jelek, panas, imitasi dan yg negatif² lainnya, saat ini sudah tidak berlaku lagi. Kita punya pilihan yang sama² mumpuni untuk prosesor, Intel atau AMD.

Adu Balap Kecepatan Prosesor

Dulu kinerja prosesor dilihat dari kecepatannya, yang diukur dengan satuan MHz (Mega Hertz) atau GHz (Giga Hertz). Produsen prosesor terus berlomba menciptakan prosesor dgn kecepatan tertinggi. Sejak jamannya Pentium 4 kecepatan prosesor sudah lebih dari 1.000 MHz sehingga mulai populer lah satuan GHz (1 GHz = 1.000 MHz) dalam mengukur kecepatan prosesor.

Perlombaan ini seakan tak ada batasnya, 2 GHz terlampaui, 3 GHz terlampaui. Sampailah pada suatu titik dimana mulai terjadi keterbatasan (limitasi) dlm meningkatkan kecepatan prosesor. Limitasi yg paling sulit diatasi adalah temperatur. Semakin cepat prosesor, semakin tinggi panas yang dihasilkan, semakin diperlukan sistem pendinginan yg lbh canggih. Limitasi lain adalah konsumsi daya, semakin cepat prosesor, semakin banyak pula energi yang dibutuhkan untuk menjalankannya. Efisiensi lalu menukik tajam. Pada titik ini, para perancang prosesor mulai menciptakan ajang adu balap yang baru, dlm hal ini adu kinerja dan efisiensi prosesor.

Adu Balap Kinerja Prosesor

Pihak pertama yg menyadari bahwa adu cepat, pada suatu titik, akan menjadi sebuah ke-sia²an adalah AMD. Mereka sadar akan sulit bersaing dengan Intel kalau mereka berpacu di lintasan balap yg sama. Mereka mengembangkan prosesor tdk lagi berbasis kecepatan tapi berbasis kinerja. Yang jadi ukuran bukan lagi tingkat kecepatan (speed rating) melainkan tingkat kinerja (perfromance rating). Dengan cerdik AMD menamai prosesornya tidak dengan kecepatan (berapa GHz) tapi dengan angka perfromance ratingnya. Dan tolok ukurnya juga mereka sendiri yg menentukan. Jadi orang akan sulit memperbandingkan apple to apple antara prosesor AMD dan Intel pada saat itu.

Contohnya, AMD mengeluarkan prosesor dgn kecepatan “hanya” 1.8 GHz, mereka memberi nama Athlon64 3000+. Angka 3000 secara tersamar mengacu ke angka 3 GHz. Mereka seakan hendak mengatakan bahwa Athlon64 3000+ (sekalipun kecepatannya hanya 1.8 GHz) memiliki kinerja mengimbangi prosesor (Intel) yg berkecepatan 3 GHz. Dan pada kenyataannya memang, lebih kurang, demikian.

Dengan kecepatan yg relatif rendah itu, maka panas yg dihasilkan tdk terlampau tinggi dan lbh hemat daya. Biaya produksinya pun bisa ditekan lbh rendah. Toh pada akhirnya para pengguna komputer tdk peduli berapa GHz kecepatan prosesornya, yang penting seberapa banyak output kinerjanya. Sesuai tidak dgn uang yg sdh mereka bayarkan.

Akhirnya , mau tak mau, Intel juga menganut filosofi yg sama. Mereka menamai prosesor dgn kode² huruf dan angka yg tidak mengacu lagi kepada kecepatan. Pentium D 631 adalah salah satu contohnya.

Prosesor Berinti Banyak

Ketika penggunaan komputer semakin meluas dan beragam, dituntut pula prosesor yang bisa mengerjakan beberapa tugas sekaligus. Sudah jamak sekarang ini orang mengetik laporan di komputer sekaligus mendengarkan musik dan pada saat yang sama dia sedang merubah (convert) file musiknya dari format CD ke format mp3 unt dipindah ke mp3 playernya. Istilahnya kerennya multi-tasking, mengerjakan beberapa hal sekaligus di satu komputer yg sama.

Pada komputer yg inti (core) prosesornya hanya satu (single core), hal ini memang masih bisa dikerjakan. Namum krn “otak”nya (core adalah otak dari prosesor) cuma 1 terpaksa bbrp tugas itu dikerjakan secara bergantian dan bergiliran. Untuk tugas² yg “ringan” seperti mendengarkan musik sambil mengetik surat, misalnya, prosesor single core masih mampu menanganinya tanpa si pengguna merasa “terganggu”. Tapi kalau tugas² itu cukup “berat” seperti converting file, main game 3D dsb, kadang terjadi lag atau program terhenti sejenak. Kalau mendengarkan musik, maka alunan suara akan terdengar putus². Itu tandanya prosesor sdh kewalahan menangani tugas yg ber-tumpuk².

Produsen prosesor merespons tuntutan para penggunanya dengan menciptakan prosesor yg memiliki lebih dari 1 core (multi core). Angka yg terdekat setelah 1 tentu saja 2. Maka lahirlah prosesor berinti 2 (dual core). Intel mulai dgn Pentium D (PD) dan AMD mulai dgn Athlon64 X2 (A64 X2).

Meskipun sama² memiliki 2 cores, secara prinsip keduanya berbeda arsitektur. PD menempatkan kedua coresnya dlm 2 chip yg berbeda sedangkan A64 X2 kedua cores berada dlm 1 chip.

Biar gampang kita umpamakan saja prosesor itu sebuah rumah. Lalu chip adalah kamar dan core adalah orang. Pada PD, dua orang itu menempati 2 kamar yg berbeda dlm 1 rumah itu. Otomatis krn kamarnya berbeda, untuk bisa saling komunikasi mereka harus memakai interkom atau telepon, misalnya. Sedang A64 X2 menempatkan kedua orang itu dlm 1 kamar sehingga komunikasi diantara keduanya jauh lbh mudah. Jadi PD memiliki 2 chip dlm 1 prosesor, sedang A64 X2 hanya punya 1 chip.

Istilah dual core jadi rancu ketika Intel mempromosikan PD sbg dual core, padahal pengertian sesungguhnya dari dual core adakah struktur yg dipakai di A64 X2. Sejatinya struktur PD lbh tepat disebut double core. Tapi okey lah, bagi kita orang awam tdk penting betul dual core atau double core.

Kemudian Intel meluncurkan prosesor yg real dual core dgn nama dagang Core® 2 Duo (C2D). Mereka ingin nama dagang Core bisa menggantikan Pentium, tapi rupanya konsumen masih menempatkan nama Pentium dalam top-of-mind mereka. Sulit unt melupakan Pentium. Akhirnya Intel meluncurkan juga Pentium Dual Core dgn serie E21xx. Nah, tambah membingungkan lagi kan, ada Pentium D yg diklaim dual core, ada C2D yg memang betul² dual core, lalu ada pula Pentium Dual Core E21xx. Yah, bahasa marketing memang kadang suka membuat bingung. Apalagi kalau marketingnya kelewat canggih kayak Intel.

Tapi secara hirarkis berdasar kinerjanya (pada speed yg sama), untuk prosesor Intel berinti 2 (biar tdk bingung antara double core dan dual core) adalah sebagai berikut
· C2D serie E8xxx
· C2D serie E6xxx
· C2D serie E4xxx
· Pentium Dual Core E21xx
· Pentium D

Sekarang sudah ada prosesor dengan 4 cores. Intel punya Core 2 Quadro (C2Q) sedang AMD punya Phenom X4. Memang persaingan di antara keduanya tdk pernah habis (dan semoga jangan sampai habis) karena dgn adanya persaingan maka teknologi akan semakin cepat berkembang. Konsekuensinya harus lbh sering ganti komputer, atau minimal upgrade, krn para pembuat perangkat lunak pun akan berlomba menggunakan teknologi perangkat keras yg telah tersedia di pasar. Siapkan dompet yg lebih tebal, terutama unt Anda yg selalu haus mencicipi teknologi terbaru

AMD Triple-Core

Amerika Serikat, 17 September 2007. Tiga core prosesor, mengapa tidak? Sepertinya itulah yang ada di benak para ahli di AMD. Kemarin baru saja AMD memberikan berita resmi bahwa awal tahun 2008 mereka akan meluncurkan prosesor baru dengan triple-core. Prosesor baru ini dimasukkan ke keluarga prosesor quad-core AMD (Phenom) yang rencananya dirilis tahun depan. Pada dasarnya prosesor triple-core ini menggunakan desain yang sama dengan quad-core, namun AMD “mematikan” satu core sehingga hanya tiga core yang berfungsi.

Bob brewer, corporate vice president of marketing and strategy dari AMD menjelaskan bahwa sampai saat ini penjualan prosesor quad-core masih sedikit dan belum banyak software yang mendukung optimalisasi empat core. Akan tetapi, banyak aplikasi dan pengguna yang menginginkan “sedikit tenaga lebih” dibandingkan prosesor dual-core, di sinilah prosesor triple-core mereka akan mengisi pasar.

Lebih lanjut Brewer mengaku bahwa kelahiran prosesor baru ini tidaklah direncanakan, namun efek dari proses produksi quad-core AMD yang baru. “Quad-core kami menggunakan desain yang berbeda dan lebih canggih (dari Intel), satu kesalahan kecil saja akan menghancurkan satu batch prosesor di proses produksi”. Prosesor dengan tiga core inilah yang kemudian muncul dari produksi quad-core AMD yang tidak berhasil lolos uji lab.

Belum diperoleh data yang akurat tentang gambaran kinerja prosesor triple-core AMD. Akan tetapi jike memuaskan, tampaknya AMD bisa menambah ceruk pasarnya di dunia prosesor, terutama bila perusahaan asal California ini pintar mematok harganya.

Prosesor Quad-Core Opteron

AMD memperkenalkan 4 prosesor Quad-Core AMD Opteron SE yang diklaim bakal membantu para manager TI dalam mengembangkan kemampuan datacenter mereka dalam rangka memenuhi kebutuhan komputasi di lingkungan perusahaan.

Dibandingkan investasi untuk proprietary hardware yang sangat mahal, prosesor produk ini dijanjikan bakal mempermudah perusahaan mengembangkan datacenter mereka dengan lebih mudah dan terjangkau ke server yang menawarkan fungsionalitas kelas enterprise pada harga standar.

Penambahan inti menjadi 4 socket dan 8 socket pada server x86 ini memungkinkan pengguna mendapatkan keuntungan terbaik dalam performa dan efisiensi, yang sangat penting untuk menangani aplikasi-aplikasi database dan virtualisasi.

Sistem Prosesor Quad-Core AMD Opteron SE akan tersedia dari perusahaan OEM Global dan penyedia solusi, termasuk Hewlett-Packard, Sun Microsystems, Dell dan IBM.

Prosesor Quad Core AMD Opteron dengan model 2360 SE (2,5 GHz), 2358 SE (2,4 GHz), 8360 SE (2,5 GHz) dan 8358 SE (2,4 GHz) telah tersedia dan telah mencatatkan rekor benchmark untuk performa di industri.